Jumat, 22 Mei 2015

Mimpinya untuk ku

Mimpiku
Siang itu aku,Anonk dan keluarganya jalan-jalan mengunjungi rumah orang tua nya yang belum rampung pengerjaannya.Rumah yang dibangun di sebuah lahan hijau ditepi sungai yang tebingnya dipasangi batu kali yang kuat dan disusun dengan rapi tampak begitu kokoh dan indah dengan sebuah gerbang menuju sunga,yang jalan-jalannya di lapisi porselen dan dibawahnya mengalir air sungai yang jernih. Kami tertawa dan bercanda menikmati suasana menyusuri jalannya yang indah dengan belain angin sepoi-sepoi…
            Ketika hari menjelang sore kejadian yang maha seram yang membuat mata ini hampir menangis dan bulu kudukku beberapa kali merinding dan hati serasa tersayat mengingatnya terjadi…
            Aku,Anonk dan teman nya yang tidak ku ketahui siapa jalan-jalan ke huluan sungai dengan menggunakan speed boat.Entah bagaimana bisa aku dan Anonk menggunakan speed boat yang berbeda dan tiba-tiba saja aku melihat sosok perempuan berbaju merah dan itu Anonk yang terlontar dan jungkir balik diudara oleh pusaran air yang begitu dahsyat.
            Aku hanya melihat tanpa mampu dan mau berbuat sesuatu sampai akhirnya aku pun melompat ke sungai karena speed boat yang aku tumpangi hampir menabrak pohon besar ditepi pantai akibat terjangan air yang tidak kalah kuat nya.
            Ditengah sungai aku berusaha mencari-cari sosok Anonk sampai akhirnya aku tiba ditepi pantai sendirian dan mendapati temannya Anonk yang sama-sama basah kuyup.
            Aku hanya bisa menangis dan ku ajak temannya Anonk menyusuri sungai untuk mencari Anonk dan beberapa kali kelebatan peristiwa terlemparnya Anonk seperti terpampang jelas dimataku dan begitu menyayat hati.Sampai  menjelang malam Anonk tetap tak ku temukan.Akhirnya aku menuju ke sebuah kampung yang letaknya tidak begitu jauh dari tempat kejadian dan kemana temannya Anonk aku pun tak tau.
            ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
            Tanpa banyak kata,salah seorang dari pemuda di kampung itu pun bersedia mengantarkan aku dengan motor tempel miliknya.Setelah melewati beberapa hambatan kecil karena jalan yang kami lalui cukup sempit dan agak licin,kami pun melepaskan tali dan berangkat untuk mencari Anonk……….

Tapi lagi-lagi kami gagal,,,,
              Akhirnya kami pulang dan mencari  jalan lain,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Ditengah perjalanan dengan berjalan kaki aku berteriak “ Anneeeeeeeeeeeeeeeeennkkkk ”  Tiba-tiba terdengar sahutan ibu-ibu yang baru pulang dari hutan dengan menggunakan sampan membalas teriakan ku.“ ANoooooooooooooooooonnkkk ” balas mereka.                                     
“ Yaaaaa ” jawabku…. Dari ketinggian tebing aku samar-samar melihat beberapa sampan yang  ditumpangi ibu-ibu melaju pelan diseberang tempat ku berdiri.
“ Anonk dimana?????????????????? ” teriak ku lagi.
“ Anonk di hulu sungai ” jawab mereka.                                                                                                              Menurut mereka Anonk berenang dibantu sebatang pohon yang hanyut terbawa arus sungai.Entah apa yang ada difikiran ku saat itu,aku lalu mengajak temanku si pemuda tadi untuk mengendarai sepeda motor melewati jalan besar menyusuri tepian sungai untuk mencari Anonk.
Kemana orang tua Anonk ?????                                                                                                                         Aku pun tak tau……………………….
            Setelah mengisi sedikit bensin,temanku pun melaju ke arah hulu sungai dan aku berdiri menunggu di warung/kios tempat kami mengisi BBM.
            Karena lama menunggu akhirnya aku pun pulang ke rumah pemuda tadi dan ku dapati rumahnya kosong.Aku pun berlari dan mencari Anonk ke arah hilir sungai sendirian..
            Di hilir sungai ku lihat sebuah batu besar teronggok di tepi pantai dan orang-orang ku lihat asyik bercanda dan mandi.Karena musim kemarau,sungai menjadi dangkal dan hanya setinggi  lutut orang dewasa sehingga memudahkan orang-orang berjalan ditengah-tengah sungai.Lebih ke hilir lagi,ku lihat sekumpulan orang yang salah satu nya adalah adik sepupuku dengan dandanan punk,rambut biru,bergaya potongan spike sedang menambang emas bersama teman-teman nya.

            Aku terus berjalan tanpa tau hendak kemana dan dalam keadaan bingung dan  basah kuyup tiba-tiba aku sudah berada di rumah salah satu keluarga ku dan seorang wanita paruh baya datang menghampiriku.Dalam keadaan basah dan dengan hanya mengenakan handuk aku menangis padanya,ku ceritakan apa yang aku alami dan ku jelaskan padanya bahw aku kehilangan Anonk .
            Sambil senyum dia berkata “ Anonk di Tanjung  sekayam” ungkapnya,sambil mengajak ku mencicipi kue buatan nya.Penasaran  ku Tanya “ Gemana bisa ?? ” dan ia mengaku sudah dikirimi sms dan aku lebih bingung lagi kenapa aku tidak dihubungi. . . . . .
            Dengan perasaan yang bercampur aduk ku biarkan orang tua itu berlalu ke dalam rumah yang sudah dipenuhi ibu-ibu berpakaian gamis dan mengenakan kerudung.Aku merasakan suasana mencekam yang ganjil namun aku tak mampu menafsirka keadaan ini.
            Ku tatap hand phone ku ada banyak panggilan tak terjawab dan layanan pesan singkat yang masuk tapi anehnya aku tidak berniat menghubungi Anonk karena masih bingung dengan apa yang terjadi.
Dalam keadaan bingung ku lihat  salah satu panggilan tak terjawab dari kak Ria teman kerja ku.Aku pun berinisiatif untuk menelfon nya dan ku dengar diseberang suara laki-laki yang mungkin suami nya menjawab panggilan ku.Sedang dalam komunikasi via hand phone fikiran ku masih memikirkan misteri Anonk….
Ketika aku asik berbicara dengan suami kak Ria tiba-tiba ku lihat diremang nya hari yang sudah senja,beberapa ibu-ibu sambil setengah berlari, pandangan nya tertuju ke arah sungai seperti melihat sesuatu….
Sontak aku pun bergabung dengan mereka dan sambil terus berlari beberapa dari mereka  berteriak “  Itu-itu  “ sambil tangan nya menunjuk kearah sungai dan aku pun ingin bisa melihatny, tapi pandangan ku terhalang oleh rerimbunan daun dan pepohonan yang tumbuh subur di pinggiran sungai.
Tiba-tiba ku lihat Anonk yang begitu cantik dengan potongan rambut tomboy,baju putih berkerah, lengan pendek dan celana hitam ada bersama rombongan kami dan tiba-tiba ia menangis.
Aku langsung berteriak dan berlari kearah nya“ sayank-sayank kamu kenapa ??? “  tanya ku sembari menggoncang-goncangkan pundak nya diantara campur aduk perasaan ku, antara kaget,senang dan terharu. Sambil terus menangis ia berkata “ Tanda luka dikening ini sama dengan jasad perempuan yang ada di sungai itu “ isak nya seraya menempelkan telunjuk ke kening nya.
Benar saja samar-samar ku lihat mayat seorang wanita terbaring kaku diatas sebuah rakit yang hanyut terbawa arus sungai.Aku langsung terhenyak dan betapa terpukul nya aku dengan keadaan ini.Anonk sudah meninggal,ya Anonk meninggal karena kecelakaan tadi dan yang ada disampingku saat ini adalah roh orang yang sudah mati.
Betapa hancur dan tersayatnya hati ku dan ku raih ia kedalam dekapan ku meski kosong sampai akhirnya kami terjatuh dan menangis dengan fikiran dan perasaan yang tak mampu ku lukiskan.Betapa tidak aku kehilangan satu-satunya gadis yang ku cintai untuk selamanya………………………………………………

Tiba-tiba aku terbangun dan mendapati diriku tertelungkup diatas tempat tidur  dan  spontan berkali-kali aku mengucapkan “Astarfirullah, Astarfirullah, Astarfirullah, Astarfirullah haladzim……..      
Langsung ku sambar hand phone ku dan ku lihat SMS met pagi dari Anonk yang sedikit mengobati dan sekaligus menyadarkan aku dari mimpi horror ku yang panjang.
Seketika ku balas SMS nya dan ku pastikan ia baik-baik saja juga tak lupa ku berdoa tuk kebaikan nya,keselamtan nya dari segala musibah dan kejahatan manusia karena ku sayank dia…………………………...
Kemudian aku pun beranjak dari tempat tidurku dan bersimpuh di lantai.Dalam sujud,aku bersyukur dan ku ungkapkan kepada Allah Swt tentang harapan dan permohonanku tentang nya.         
YA ALLAH AMPUNILAH KAMI DAN SESUNGGUH NYA KAMI ADALAH HAMBA MU YANG BERDOSA            YA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG HANYA KEPADA MU LAH KAMI MEMINTA DAN MEMOHON PERTOLONGAN………….                                                                                                 SESUNGGUH NYA KAMI ADALAH HAMBA MU YANG INGKAR …………………………………………….                                                                            YA ALLAH JANGANLAH KAU HUKUM KAMI YA ALLAH KARENA KAMI TIDAK AKAN SANGGUP MEMIKUL NYA KARENA SIKSAAN MU SANGAT LAH SIKSAAN YANG PEDIH.                                                                        YA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG SEMPATKAN LAH KAMI BERTAUBAT DAN IZINKAN LAH KAMI BERSAMA DALAM WAKTU YANG LEBIH LAMA DALAM IKATAN PERNIKAHAN YANG SUCI DAN HIDUP BERBAHAGIA BERSAMA ANAK CUCU DAN KELUARGA KAMI SESUAI SARIAT MU DARI DUNIA SAMPAI AKHIRAT DAN MATIKAN LAH KAMI DALAM KEADAAN BERIMAN.
AMIN,AMIN,AMIN YA ALLAH……………..
THANK’S GOD FOR ALL…………………………….
WE LOVE YOU.
Berbuatlah sebanyak mampu yang kau punya untuk orang yang kau sayank,sebelum ia meninggalkan mu untuk selamanya dan hanya akan menyisakan sesal panjang yang menyaktik
THE   END
 yang menyayangimu Abang Nazarudin dan keluarga



                                                                                                                                                                                              



               

                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar